Indonesia di tapal batas hati

16 08 2009

Baiklah, mengawali hari tanggal 17 Agustus kali ini, dengan rentetan kejadian yang kian lama kian tidak masuk akal saja di negeri tercinta ini, dari kasus-kasus yang tidak jelas penyelesaiannya, sampai kasus yang sengaja dilupakan.

Dari semua kejelekan yang pernah dicaciumpatkan untuk tanah bertuah ini, maka apapun itu, saya tetap bangga menjadi bagian dari tanah ini, karena saya besar dan hidup dari air ibu pertiwi ini, tidak alasan untuk menjelekkan ibu pertiwi sendiri, kalau tidak sekarang barangkali besok, atau pada kesempatan yang lain, tanah ini akan tetap bertuah.

Semua jasa pahlawan, akan saya coba kenang dan ingat-ingat kembali, mengulang kembali lembaran sejarah yang pernah diajarkan pada masa berseragam merah putih, kemudian beranjak biru putih, tidak pernah lagi mau tau tentang hari yang sangat disakralkan ini.

Bagi sebagian orang, hari ini adalah berkah, selain juga kebahagian bari anak-anak yang selalu menantikan meriahnya acara selebrasi ini, bagi mereka (anak-anak), tidak pernah mereka mau tau apa itu hakikata dari kemerdaan, yang penting mereka bisa menikmati setiap perayaan, dengan selaksa selebrasi dari beragam permainan, panjat pinang, dan seturusnya-seterusnya.

Namun bagi saya, hari ini adalah hari ini, hari kemerdakaan, hari dimana bangsa yang besar ini mendapatkan “kemerdekaannya” dari penjajah, apapun itu, saya tetap bangga menjadi anak Indonesia. Majulah Indonesiaku…


Actions

Information

2 responses

17 09 2009
inandatiaka

memang seharusnya melihat Indonesia dengan bangga,, kalo ga kita, siapa lagi ?

29 09 2009
Mr.El-Adani

Kalau bukan kita, siapa lagi? kalau bukan sekarang, kapan lagi? bukan begitu hehe :D

Leave a comment