Matikan!

20 06 2009

…Matikan siapapun yang menghalangi dirimu, termasuk dirimu sendiri…

Dan merekapun berlalu dalam kegetiran, kemenangan yang dipaksakan..

Dan Iblispun cengengesan…

Dan akupun kembali meratapi keadaan, menatap langit tak bertuan, kembali ke peraduan.





Logika Kawin Muda

2 05 2009

Kapan yaaaa???

Namanya Jafrud, kawan sekelas saya dulu waktu masih berseragam merah putih, tapi sepertinya dia kelihatan lebih tua dari umurnya. Tampak jelas dari air mukanya kalau dia memang seorang pekerja keras, setelah ditinggal pergi ayahnya ketika masih berumur kurang lebih 13 tahun, dan semua tanggung jawab seorang ayah jatuh pada ibunya tercinta, yang mungkin bagi sebagian orang, ibu adalah bagian yang tidak akan pernah bisa terpisahkan atau bahkan menjadi inspirasi sendiri, dia bukan anak laki satu satunya, masih ada abangnya,dua orang yang lebih tua dari dia, saya dan mereka masih ada ikatan famili jarak agak sedikit dekat.

Beberapa waktu yang lalu, dia datang ke Banda untuk mengurusi surat pesiunan ayahnya untuk dialihkan ke adek yang perempuan, dia banyak bercerita tentang aktivitas nya selama di Langsa (kira kira 8 jam perjalanan dari Banda aceh), tentang kawan kawan seangkatan dulu waktu di SD, dan juga tentang masa depan yang kian hari kian tak menentu arahnya, juga tentang mimpi yang terkubur sebelum pagi datang, kering bersama keringnya embun pagi, saya hanya bisa diam dan mengangguk-nganggkuk pada saat beberapa kalimat meluncur dari mulutnya, ”bukan aku ga ada niat bisa kuliah seperti kalian. Aku Cuma harus menerima kenyataan yang sangat berlawanan dengan rencana dan angan masa kecil ku, ketika aku di hadapkan pada dua pilihan akan masa depan, pilih kuliah kebanda tapi ibunda tercinta tak bisa biaya biaya pendidikan sampai kelar atau kuliah di dekat sini sambil honor honor di kantor tempat ibunda nya bekerja.

Sebagai seorang anak, saya bisa pastikan pilihan kedua yang akan dia putuskan. Dan ternyata memang benar, dan jalan hidup yang telah di pilihnya itu jualah yang akan menjadikan dia kuat dalam hampir segala kondisi.

Ada satu hal yang bikin saya agak sedikit terkejut, dan ini pula yang akan jadi inti dari cerita saya kali ini, menulis setahun sekali tak apalah yang penting ada dari pada tak pernah sama sekali, atau menghilang dan mencoba untuk pura pura hilang barangkali menjadi pilihan sebagian orang.

Ceritanya begini, dia ajukan dua pertanyaan dasar, yang selanjutnya di ikuti dengan penjelasan penjelasan yang sangat rasional bagi saya, kalau ada orang yang tanya kapan kalian kawin? Kamu jawab apa? Satu lagi kalau saya gak salah, apa kalian gak takut entar kalau udah kawin gak bisa kasih makan anak orang, karena perkara kawin ini bukan perkara sehari dua hari, tapi urusan sampai beranak cucu.

Ok kawan, inilah paparan kawan ku….

Kalau kalian kawin/ nikah atau apalah nama pada usia muda kalian bakal punya kesempatan yang panjang untuk cari duit, terlepas rezeki itu ada yang ngatur, sedangkan kalau kalian kawin di usia yang sudah agak sedikit tua, dikhawatirkan kalian gak akan sanggup untuk bekerja, mungkin di karena kondisi tubuh yang sudah menunggu giliran panggilan malaikat Israil.

Belum lagi kalau kalian perokok berat, mau tidak mau kalian akan sakit, kemudian masuk rumah sakit, terbaring dengan selang infus menembus daging dan mengalir seirama dengan aliran darah kalian, lantas siapa yang akan mengurus keluarga kalian?

Lalu saya tanya, lah kamu sendiri kapan?

Doakan, masih dengan senyum kemenangan dia menjelaskan, dalam waktu dekat saya akan mendahului kalian.

Coba kalian hitung-hitung, katakanlah kalian kawin di umur 29 atau 30-an, kemudian hidup sudah tidak berdua lagi, kalian bakal ada anak, anak pertama umur 6 tahun disekolahkan, umur kalian sudah bertambah 6 tahun, berarti 35 tahun, SMP 3 tahun plus SMU 3 tahun, kemudian kalau dia ingin melanjutkan hingga jenjang yang lebih tinggi, semisal kuliah, butuh waktu 4 sampai 7 tahun.

Tambahkan 35 dengan 3 tahun pertama kemudian 3 tahun kedua, umur semakin bertambah jadi 41 tahun, hohohoho :D baru kelar SMU kalian sudah berkepala 4, katakanlah anak kalian tadi kuliah dan selesai 7 tahun, karena sedikit aktif di organisasi-organisasi macam Bapaknya ini, setengah mengejek, maka semakin tualah kalian, 48 tahun.

Dengan gaya orang yang paling berpengalaman, dia melanjutkan paparannya tentang teorinya yang terdengar baru bagi saya, ”Dan aku bisa pastikan, kalau dalam keluarga kalian nantinya, tidak hanya akan ada tiga orang insan, minimal empat satu keluarga, itupun kalau ikutan KB, tapi kalaupun tidak ikutan program pengentasan kemiskinan itu, saya berdoa semoga kalian diberi kekuatan lebih dalam mencukupi kelurga kalian, dan semoga kalian sehat-sehat saja.”

Topik bergeser, dari logika kawin, ke susahnya urusan birokrasi, dia muntab. Dan diskusi mengalir dari satu titik ketitik lainnya sampai lartu malam.

Kawan dengarkan logika kawan saya tentang kawin muda atau apalah nama, pikiran yang belum pernah atau lebih tepatnya tak pernah saya pikirkan akhir-akhir ini, barangkali ini terjadi akibat keseringan berkutat dengan dunia ketiga yang saya sendiri kadang tidak pernah bisa paham dengan apa yang sedang saya hadapi dan pikirkan, kesadaran macam timbul tenggelam gitu, dan terakhir dikarenakan buku buku fisika yang kian lama kian tersasa kengeriannya.

Yang menarik bagi saya adalah matematika kawin, macam mahasiswa yang menjelaskan analisa dan dugaan sementara tentang topik tugas akhirnya.

Lalu? Kapan kawin?

Mari kita menganalisa dan membuat dugaan-dugaan sementara tentang topik ini :D





When The Children cry

29 04 2009

Little child

Dry your crying eyes

How can I explain

The fear you feel inside

’cause you were born

Into this evil world

Where man is killing man

and no one knows just why
What have we become

Just look what we have done

All that we destroyed

You must build again
When the children cry

Let them know we tried

’cause when the children sing

Then thee new world begins
Little child

You must show the way

To a better day

For all the young

’cause you were born

For the world to see

That we all can live

In light and peace
No more presidents

And all the wars will end

One united world under God
When the children cry

Let them know we tried

’cause when the children sing

Then the new world begins
What have we become

Just look what we have done

All that we destroyed

You must build again
No more presidents

And all the wars will end

One united world under God

When the children cry

Let them know we tried

’cause when the children fight

Let them know it ain’t right

When the children break

Let them know we’re awake

’cause when the children sing

The new world begins





Rakyat…

11 04 2009

Pada kesempatan berbahagia ini, izinkan saya menggubah satu dua bait puisi untuk siapa saya yang mencintai dan ingin marasakan rasa ini.

Rakyat

kita begitu dekat

sebagai salju dan dingin

aku dingin dalam saljumu


Rakyat

engkaulah burung dan aku pohonan

kita menyatu

aku tempat pijakanmu

Untuk semua….





Mahasiswa, Beasiswa dan surat miskin

18 03 2009

Mahasiswa sebagai seorang yang dianggap intelektual, dengan segenap kemampuan dan beban tanggung jawab kerapkali dipandang lebih hebat dalam pandangan masyarakat, dari aksi-aksi demo yang mereka sering lakukan, dari kegiatan-kegiatan yang bertema sosial, ekonomi yang pada intinya adalah untuk kesejahteraan orang banyak.

Tak jarang mereka diberi gelar sebagai agent of change, yang kelak akan menjadi ujung tombak dalam perubahan yang memberi dampak baik untuk kyalayak umum. Dan tidak bisa dipungkiri memang, ada banyak harapan yang digantung di atas pundak mereka yang memegang predikat mahasiswa, orang tua, masyarakat dan masih banyak lagi.

Sebagai insan akademis, seorang mahasiswa dituntut untuk melakukan segala sesuatu yang bersifat ilmiah, tidak bisa dipungkiri memang, kalau metode ilimiah yang kerap dilakukan, membawa mahasiswa pada tingkatan mendewakan metode ilmiah, semua harus ilmiah, sesuatu yang tidak bisa dijangkau dengan logika ilmiah akan di tolak mentah-mentah. Sebentar, mungkin tidak santun rasanya kalau saya main pukul rata seperti ini, toh dari sekian banyak mahasiswa ilmu pasti yang mengagungkan metode ilmiah dan meng-agung-agungkannya, masih ada sebagian kecil dari mereka yang bisa di ajak kompromi untuk hal-hal yang tidak ilmiah (sebenarnya batasan ilmiah tidak ilmiah itu sampai mana?), saya tidak paham betul dengan konsep akal dan perasaan yang sering diperdebatkan oleh filosof dan ilmuwan, bagaimana mereka sampai pada satu kesimpulan dalam penyelesaian masalah tertentu.

Seperti layaknya mereka yang mencari rusa dengan menelesuri serta menciup bau rusa, dan satu nya lagi mencari rusa dengan mengikuti jejak kakinya, pada dasarnya mereka sama-sama mencari rusa, hanya saja cara yang mereka gunakan yang berbeda.

Sebenarnya saya hanya ingin menulis sedikit tentang mahasiswa.

Dan selanjutnya adalah beasiswa, diantara sekian banyak mahasiswa yang bisa singgah di bangku perguruan tinggi, tidak semuanya bisa melakukan studi sampai batas waktu yang telah di tentukan, bisa jadi itu masalah akademis, masalah cinta (ini saya kurang yakin), dan terakhir yang lebih sering terjadi adalah masalah ekonomi, ya …. masalah keuangan.

Disinilah beasiswa dapat menunjukkan manfaatnya, dari sekian banyak mahasiswa berprestasi yang tidak mampu dalam hal ekonomis dapat terbantu dengan adanya beasiswa dari berbagai sponsor.

Ini juga sama, saya hanya menggambarkan definisi beasiswa menurut yang saya pahami, mungkin ada definisi lain yang lebih ilmiah :D

Terakhir yang saya ingin katakan adalah surat miskin, dari segi bahasa (halah apa pula ini), surat itu apa? Dan miskin itu apa? Yang pasti surat miskin ini sering saya dengar dari kawan-kawan, dari selebaran pengumuman yang di pajang di mading kampus, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan beasiswa, kreteria untuk mendapat beasiswa seperti yang saya jelaskan di atas salah satunya adalah surat miskin.

Surat yang akan jadi bahan pertimbangan kalau pemohon benar adanya berasal dari keluarga tidak mampu, dan layak untuk mendapatkan tunjangan tambahan dalam bentuk beasiswa.

Semua ada waktu dan tempatnya, sesuatu yang tidak diletakkan pada tempatnya akan menimbulkan petaka, sesuatu yang dilakukan tidak pada waktunya juga akan kelihatan prematur, tidak akan ada hasil yang maksimal. Ada satu lagi, pekerjaan yang dilakukan oleh yang bukan ahlinya juga berpeluang untuk tidak berhasil.

Mahasiswa, beasiswa, surat miskin yang disalah gunakan akan sangat berakibat pada kelangsungan definisi yang saya tulis barusan di atas, mungkin difenisi dari kawan kawan blogger sedikit banyak berbeda dengan saya tentang semua terma di atas itu.

Dengan ini sebenarnya saya menolak semua bentuk manipulasi surat-surat untuk kepentingan yang tidak pada tempatnya, dan dengan ini pula saya menolak untuk bergabung dengan mereka.





Mahasiswa dan Che…

10 03 2009

Teruskanlah menjalin hubungan dengan rakyat, jangan mencoba menolong mereka lewat ilmu pengetahuanmu dan jangan bertingkah seolah-olah seperti seorang bangsawan yang sedang memberi uang kepada peminta-minta….

(Ernesto Guevara de la Serna)

Sangat menyentil, sekedar informasi, saya tidak punya kaos oblong bergambar Che, dan tidak juga menyimpan foto ukuran jumbo di kamar tidur saya, tapi sumpah, di PC saya cuma ada satu itupun saya tidak tahu dapat di mana tempo hari.





Amburadul

6 03 2009

Well, hanya postingan sampah, tentang penampilan beranda ini akhir-akhir ini, tampak tidak konsisten, dan gonta-ganti. Semoga ini adalah yang terakhir, kecuali kalau umur masih mau bersahabat dan masih mau singgah untuk waktu yang lama dalam tubuh ini.

Juga dengan koneksi yang sangat menyenangkan seperti saat ini :D





Nyanyian Perlambang…

21 02 2009

Ketika Adam bersalah dan melakukan dosa

Tuhan mengusirnya kedunia

Tiada penutup badan kecuali daun-daun pepohonan

Tiada bekal dibawa kecuali sesal mengharu kalbu

Tatkala kakinya menginjak bumi

Tersungkur dia oleh geraman binatag-binatang buas

Dan kekuatan alampun mempermainkannya

Karena dia begitu lemah

Lapar, dingin dan takut menerpanya

Lalu dia lari ke dalam gua gelap gulita

Adam berpikir tentang dirinya

Betapa lemah, betapa sunyi sendiri

Di suatu tempat yang seluruh penghuninya

Mengejar dan memusuhinya

Tanpa dia tahu sedikitpun rahasianya

Dipandangnya langit

Di sana burung-burung beterbangan

Dipandangnya laut

Di situ ikan-ikan bersenda ria

Dilihatnya bumi

Disitu binatang-binatang buas datang dan pergi

Semua itu membuatnya gembira

Karena disitu dia dapatkan makanan dan tempat berteduh

Dan kini ketakutan hilang dari dirinya

Sesal semakin menyesakkan dadanya

Walau akhirnya dia berhasil menguasai diri

Dia tengadahkan kedua tangannya ke langit

Lalu meratap

Dan langitpun menjawab:

Pergilah wahai laki-laki

Karena aku telah memberimu tangan dan akal

Aku memberimu bumi dan waktu

Pergilah,

Berbuatlah seperti burung-burng

Terbang diangkasa

Menyelamlah di laut seperti ikan

Yang menjelajahi tempat-tempat yang jauh!

Maka Adam pun merenungi dirinya

Akan pintu-pintu rahasia kehidupan

Kini terbuka di depan matanya

Sinar mentari menyibakkan kegelapan gua

Kini jalan ke depan menjadi terang.

== Malik bin Nabi ==





Secret Admirer!

9 02 2009

Ini murni pikiran negatif, semuanya adalah persangkaan yang buruk, tentang orang disekitar yang terus melihat, memantau, memperhatikan semua tingkah orang lain dan perilaku orang lain.

Semua yang berhubungan dengan dirimu akan sangat menarik perhatiannya, bacaanmu, cara kamu berjalan, cara kamu berpikir, semua ucapan yang kamu keluarkan baik secara sengaja dengan melewati proses berfikir dahulu, maupun yang secara tak sengaja meluncur begitu saja.

Tentang buku yang kamu baca, tentang musik yang kamu dengar, tentang kegiatan yang kamu didalamnya berkecimpung, dan hampir semua hal yang berhubungan dengan dirimu, ada satu hal yang saya pikir sangat mengerikan, dimana dia mengenal dirimu lebih dari kamu mengenal diri kamu sendiri (u….. taku…..t ) ; )

Well, itulah dia, seorang pengagum rahasia, dan bagi siapa yang jadi korban, jangan khawatir karena ini semua tidak akan jadi masalah besar selama dia tidak lebih aktif dari anak-anak yang hiperaktif, dan tentunya tidak masuk dalam daerah yang bersinggungan dengan privacy kita semua. Selama dia masih diam-diam, tidak jadi masalah, tapi akan jadi masalah besar kalau dia sudah mulai meresahkan, selama dia masih melihat kita dari jarak yang aman juga belum jadi masalah, sampai dia mulai melihat kita dari jarak hanya sepanjang rol anak sekolahan ho ho ho :d

Kalau misal ada kasus begini, dia tanya kita sama kawan kita yang lain, kemudian kawan kita yang lain tadi jumpa kita, terus dia bilang kalau si dia tanyain kita, kemudian tidak lama berselang kita berjumpa dengan si dia, dan bertanya ada apa dengan gaya yang tidak begitu begok, tapi dia-nya yang malah balik tanya, siapa yang tanyain? Terus dengan alasan yang dibuat-buat katanya si dia berkata tidak ada apa-apa, kalau tidak ada apa-apa untuk apa tanya-tanya segala? Nah, orang seperti ini sudah barang tentu sangat membosankan dan sangat mencurigakan kalau bisa dibilang begitu.

Sebentar, sebentar……

*berpikir kembali*

*mulai berpikir negatif*

Jika demikian kasusnya, berarti dia bukan pengagum rahasia dunk? Berarti dia penasaran dan ingin tahu banyak tentang sepak terjang kita ini, kalau kita tidak pernah kelihatan, dia mulai bertanya-tanya kemana perginya kita, ada apa dengan kita, bisa jadi dia cemburu dengan kita, dia maunya pingen belajar apa yang kita pelajari, ingin bergabung dengan komunitas yang kita ikuti, kadang mencari buku yang sama dengan buka yang sedang kita baca.

Lha bukannya ini bagus? Bukankah ini akan membuat iklim persaingan semakin seru dan panas?

Betul memang, tapi saya tidak pernah menganggap dia sebagai saingan, saya hanya mau dia sebagai kawan. Saya tidak ingin dia bertingkah aneh bin ajaib yang menarik perhatian saya.

*su u zon MOOD=OFF*





Postingan perdana 2009

6 02 2009

Satu bulan lebih saya meninggalkan rumah maya yang sering saya jadikan tempat untuk menampung semua ide-ide yang tidak bisa di katagorikan dalam ide yang brilian, tapi apapun itu, kebaradaan saya mesti berarti dan tidak berhak untuk di rugikan, termasuk oleh saya sendiri.

Mulai dari sederet pameran keangkuhan yang meluluhlantakkan semua asa dan mimpi anak-anak di Gaza, kemudian komentar semua orang yang merasa layak untuk berkomentar dan mengajukan beberapa cara berpikir dan menyampaikan ide tentang penentangan bahkan melegalkan pembunuhan yang sedang terjadi, sampai aksi pro dan kontra yang kian memisahkan jarak antara kebenaran, keadilan dan semua lawan katanya.

Wajar saja kalau ada yang beranggapan kalau hidup penuh keadilan hanya mungkin dengan ber-utopia, tidak salah memang, dalam kondisi yang di lahirkan dengan keadaan ketidak adilan sudah menjadi asupan setiap hembusan nafas, ketika asupan ASI tidak lagi menjadi makanan utama, biaya beli susu juga mahal, praktek ketidak adilan adalah sebuah kelayakan pada saat umur mulai merangkak senja, dengan dalih sabar dan sabar, padahal itu semua tidak ubah satu alat untuk menghibur diri, bumi yang adil adalah utopia.

Tapi, bukanlah hidup kalau tidak ada hitam-putih, tidak ada istilah abu-abu, karena abu-abu bisa di cap pengkhianat bagi kedua belah pihak, kaya-miskin, atasan-bawahan, bersih-kotor, negative-positive, dan ada laki-laki dan wanita.

Untuk apa semua itu?

Katanya untuk saling melengkapi satu sama lain, katanya lagi, dunia bakal tidak nyaman kalau tidak ada keseimbangan, dan lagi katanya, dunia akan kelihatan tidak indah kalau semua yang ada hanyalah sama dalam berbagai hal, apa jadinya kalau di dunia ini hanya ada satu warna, katakanlah merah, bagaimana jadinya?

Bagaimana jadinya kalau Adam hanya sendiri, dan tidak ada Hawa disana? (ya kita-kita bakalan tidak ada dung mas-mbak ho ho ho :D )

Adam akan kesepian, dan akan sangat merana…..

Terima kasih Ibunda Hawa yang telah menemani Ayahanda Adam Surga sana.

NB:

Postingan perdana semenjak keluar dari RS Cut Nyak Dhien, karena takut akan kamatian yang seolah sedang menggedor-gedor kamar kontrakan (mengerikan sekali), dengan gejala akut yang mengerikan, di khawatirkan terserang DBD, akhirnya dengan kemurah-hatian malaikat maut, saya di beri tenggat waktu, kemudian dengan sisa tenaga yang ada saya dilarikan ke Rumah Sakit untuk karantina sesaat :D