Awalnya begini, saya punya blog sudah hampir kurang lebih 4 tahun kalau saya tidak salah, niat awal ngeblog cuma sekedar ingin menulis apa yang lewat dalam pikiran saya, tempo hari itu, di tempat saya belajar, ada yang namanya Alex Cobain, dia punya blog ada di halaman tintamerah.blogspot.com. Tulisan-tulisan di situ waktu itu, cara dia menyampaikan apa yang ada di pikirannya itu, cara dia menulis, dan semua aktivitasnya dalam dunia blogging, jadi pemicu saya untuk ngeblog.
Waktu itu, ada semacam tren, ngeblog dikalangan kawan-kawan saya, dan beberapa senior juga tidak ketinggalan untuk ngeblog. Tidak tahu apakah itu hanya sekedar tren sesaat, atau memang betul-betul hasrat ingin menulis apa saja tentang ide-ide, gagasan, sekedar pendapat, caci maki sosial, puisi, dan sebagainya.
Dan sejalan dengan waktu, ada sebagian yang hilang, sebagian ganti alamat dengan alasannya sendiri, sebagian ganti kulit, dan sebagian ingin menjadi se-anonimos mungkin. Itu semua hak yang punya blog.
Blog pertama saya di blogspot, atas saran seorang senior yang tidak ingin disebutkan namanya, saya coba di wordpress, ternyata sarannya benar adanya, di sini lebih interaktif, diskusinya aktif kalau dibandingkan dengan yang lama, padahal sama saja, bedanya, kalau di sini saya lebih sering blogwalking, komen di blog saudara blogger, jadi ada semacam hubungan interaktif yang timbal balik.
Kalau dulu, lingkungan aktifitas blogging hanya sekedar beberapa blog teman yang saya kenal, pernah jumpa, sering diskusi di dunia nyata, kemudian berlanjut di dunia maya. Tapi sekarang keadaan berubah dan sama sekali berbeda, dari halaman blog senior yang tidak ingin disebutkan namanya, dan blog senior yang udah kadung tenar di dunia blogging, saya coba lihat satu persatu list teman yang ada di dua laman blog senior tadi, sejak itulah aktivitas blogging saya tidak sekedar dengan kawan-kawan yang selama ini saya kenal, tapi juga dengan saudara-saudara bloggers yang bahkan tidak pernah saya berjumpa dengan mereka.
Dari situ saya mulai bertanya, aktivitas blogging yang selama ini saya lakukan, menulis, memberikan komentar, sampai akhirnya saya sampai pada satu pertanyaan, kenapa saya ngeblog?
Seharusnya pertanyaan ini sudah saya jawab jauh-jauh hari, ketika saya memutuskan ngeblog untuk pertama kali, tidak sekedar tren sesaat, bukan hanya ikut-ikutan, tapi mesti ada alasan yang kuat yang bisa meyakinkan saya kalau ngeblog itu perlu, ada manfaat, asik dan sejumlah alasan-alasan lain yang mengarah pada jawaban kenapa saya ngeblog?
Mungkin sekarang saya harus berpikir ulang, tentang blog ini, tentang niat saya kenapa harus ngeblog, dan kenapa saya harus ngeblog, agar kegiatan blogging ini tidak hanya sekedar tren sesaat, atau hanya sekedar ikut-ikutan karena kaget tiba-tiba ada seminar yang mengkampanyekan AYO NGEBLOG! Atau ajakan-ajakan lainnya, mungkin juga saya harus menghargai setiap keputusan dari setiap individu tentang kenapa mereka memulai ngeblog, kenapa mereka memutuskan untuk hiatus sementara, atau bahkan mereka yang mengambil sikap untuk berhenti ngeblog.
Semua punya alasan kenapa mereka ngeblog, apakah itu hanya sebagai tempat berbagi ilmu, wawasan dan pengalam, atau hanya sekedar tempat mencari sesuap nasi dengan AdSense-nya, semua itu hak saudara-saudara.
Sekarang waktu saya untuk kembali merenung, berpikir ulang, menelaah kembali, menyusun strategi, dan melakukan pencarian makna yang melelahkan ini tentang … KENAPA SAYA NGEBLOG?
*Melarikan diri ke gunung…*


komentar terakhir